Senin, 08 Oktober 2018

Resensi Buku “Keluarga Super Irit 1”



Judul : Keluarga Super Irit 1
Sub-judul : Perjuangan Keluar dari Kemiskinan
Penulis : E-room
Ilustrasi : Ryu , Soo-hyung
Pengalih bahasa : Ivana Tamrin
Penyuting : Dian Rakhmawati Sumarsana
Penyelaras akhir :Cherryl Rosa
Penata letak : Sugeng Sriadi
Redesain cover : Aditya Ramadita
Penerbit : PT Bhuana Ilmu Populer
Cetakan : Jakarta , 2013
Tebal : 216 Halaman

             Judul dan cover buku ini sangatlah menarik untuk dibaca. Dari judulnya saja, para pembaca bisa mengetahui materi apa yang ada di dalam buku tersebut. Buku ini merupakan salah satu buku pendidikan yang baik di baca untuk anak-anak apalagi, buku ini berupa komik jadi anak-anak yang membaca buku ini tidak akan merasa bosan sehingga mereka bisa lebih semangat dalam belajar dengan membaca.

          Dalam buku ini, banyak pertanyaan yang jawabannya bisa ditemukan seperti: Apa yang harus dilakukan untuk menjadi orang kaya?, Apakah harus mencari banyak uang?, Bagaimana caranya?, dan Apakah kita perlu menjadi kikir untuk menjadi kaya? Penulis buku ini adalah  E-room. Beliau berasal dari Korea Selatan, Seoul. Beliau membuat buku ini supaya anak-anak bisa memiliki kesadaran masing-masing untuk berhemat dalam keuangan. Buku ini juga merupakan sebuah buku panduan praktis yang membantu kita untuk manjadi orang hemat dan kaya. Banyak hal yang bisa kita pelajari dari membaca buku ini. Beberapa hal yang bisa kita pelajari dari buku ini yaitu cara mendaur ulang barang-barang, bekerja paruh waktu dengan kekuatan sendiri, memanfaatkan barang sebaik-baiknya, mengelola, menabung, dan membuat catatan tentang uang.

          Buku ini menceritakan tentang kehidupan keluarga Bindae untuk keluar dari kemiskian. Keluarga Bindae adalah keluarga kikir versi modern. Keluarga Bindae yang mengalami kesulitan dalam ekonomi keluarga, harus pindah ke rumah tanpa kamar,dan lalu mereka membuat target untuk pindah ke rumah dengan 2 kamar. Papa Bindae pergi ke kantor menggunakan sepeda karena tidak mau menambah ongkos, Mama Bindae yang memasang gembok pada kulkas untuk menghemat listrik, serta anak-anak yang suka mendaur ulang alat perlengkapan yang sudah dibuang dan bekerja paruh waktu dengan kekuatan sendiri! Kehidupan hemat keluarga Bindae yang ekstrem dan drastis dimulai.

          Buku ini tidak hanya menceritakan perjuangan hidup keluarga Bindae untuk keluar dari kemiskinan tetapi buku ini juga mengajarkan berbagai tips untuk berhemat dan menjadi orang kaya. Dari buku ini, kita bisa banyak belajar untuk mengatur keuangan kita dalam keseharian. Buku ini tidak hanya di tujukan kepada anak-anak tetapi buku ini juga ditujukan bagi orang-orang yang tidak menghargai uang. Jadi, dengan membaca buku ini kita bisa belajar untuk mulai berhemat untuk masa depan yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar